KATA MEREKA TENTANG KONVEN PENDETA GMIT TERITORI KUDASEMAU (Bagian 7/terakhir)

Oemasi,www.kudamau.com, -Berikut ini kami kabarkan kesan dan harapan para peserta dan panitia Konven Pendeta GMIT Teritori Kupang Daratan dan Semau. Kegiatan berlangsung di Nekamese Eco Park Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang, 22-24 September 2026.

(kiri-kanan) Pdt. Marla Leo dan Pdt. Tince Nepa Pelayan Jemaat GMIT Alfa Omega Labat Klasis Kota Kupang (doc. pribadi)

Seperti yang disampaikan oleh MC, katong datang sebagai peserta tapi katong pulang sebagai keluarga.
Apresiasi buat kerja bersama di klasis tuan dan nyonya rumah bersama pemerintah. Terbaik. Kerja panitia luar biasa dan ada Pdt. Nining yang cantik.

Pdt. Norsi U.H.Widodo-Banunu, M.Th, Pelayan Jemaat Sesawi Oepura, Klasis Kota Kupang

Konven Pendeta GMIT Teritori Kupang Daratan dan Semau kali ini terasa seperti ruang pulang yang jarang kita miliki. Dari materi yang siapkan kita sadar bahwa di balik jubah pelayanan, seorang pendeta juga manusia yang lelah, yang bergumul, yang kadang perlu didengar bukan selalu menjadi pihak yang mendengarkan. Materi ini membuka mata bahwa banyak pendeta memakai “topeng kekuatan” karena tuntutan peran, hingga lupa bahwa keaslian dan kerentanan justru memperkuat pelayanan, bukan melemahkannya.
Konven pendeta juga menjadi ruang berbagi cerita sebagai terapi bersama. Sesi sharing menjadi momen paling berkesan mendengar rekan sepelayanan bercerita jujur tentang pergumulan keluarga, kesepian di jemaat terpencil, atau rasa lelah rohani, menumbuhkan solidaritas dan rasa “saya tidak sendirian.”
Konven harus menjadi saat peneguhan panggilan.
Konven seperti ini penting diadakan secara berkala, karena pemulihan pendeta bukan kemewahan, melainkan kebutuhan agar pelayanan tetap sehat dan berbuah.
Apresiasi luar biasa untuk panitia.

Pdt. Jobeth Lawa Saudila. S.Si-Theol. Klasis Amabi Oefeto Timor (doc. pribadi)

Testimoni Konven Pdt GMIT. Konven yang mengusung tema: Meneguhkan Panggilan Merawat Kebersamaan dan Menghidupi Pelayanan Transformatif, sangat penting sebagai wadah pemulihan spritual dan peningkatan kualitas pelayanan. Kegiatan ini bukan sekedar urusan administrasi sinode, melainkan tempat resmi untuk mengatasi beban dan dinamika pelayanan. Konven ini menjadi momentum krusial bagi para pelayan untuk melakukan refleksi diri, kembali belajar bersama serta memperkuat identitas pastoral melanjutkan pelayanan transformatif di tengah masyarakat. Dukungan penuh dari pemkab Kupang dan kerja solid dari panitia menjadi suatu cerita yang tak terlupakan. Tuhan berkati.

#konvenKudasemauPdtGMIT

Editor: Pdt. yft hb

Bagikan kabar ini